Jumat, 01 Mei 2015

AMI, AMI Next, AMI Last, FAM SAMM, De Maya, BoobArs, dan Seterusnya Muhammad Nanda Widyarta & para anggota AMI, AMI Last, FAM, De Maya, SAMM serta BoombArs


Sejarah arsitektur di Indonesia dipengaruhi sejak lahirnya AMI (Arsitek Muda Indonesia). AMI adalah sebuah forum pertukaran ide yang dianggotai oleh lulusan arsitek-arsitek muda di akhir tahun 1980-an sampai dengan awal tahun 1990an.Forum ini terbentuk karena adanya ‘kenyataan’ di dunia kerja kurang mengakomodir idealisme mereka sebagai arsitek. Diskusi pertama AMI dilakukan di kartor  Han Awal (arsitek senior). Menariknya arsitek senior tersebut belum pernah ikut dalam diskusi diskusi  AMI. Han Awal hanya muncul untuk menyelesaikan sisasisa  pekerjaan di meja gambar. AMI merupaakan forum arsitek muda yang tidak dicampuri oleh arsitek arsitek generasi sebelumnya. 
Keputusan (rupture) atas AMI abad20 berbicara bahwa narasi arsitektural dicirikan oleh pencarian  jati diri berdasarkan pembayangan politis. Namun hal tersebut tidak terbentuk diforum AMI, karena dipengaruhi oleh kondisi politik indonesia pada masa Soeharto. Pada masa tersebut pembayangan politis yang imajinatif direpresi. Dan pada masa itulah para penggagas forum AMI berkembang. AMI adalah forum penjelajahan design yang merupakan jalan untuk melepaskan diri dari tendensi ideologis apapun. AMI juga mengeluarkan manifesto yang berbicara tentang pengembalian profesi arsitek pada tempatnya, dan juga peran arsitek bagi masyarakat. 
Kemunculan AMI kemudian diikuti oleh kemunculan forum forum nonformal lainnya seperti AMI Next dan AMI Last (Jakarta Bandung), FAM(Forum Arsitek Medan), De Maya (Desainer Muda Surabaya), SAMM ( Spirit Arsitek Muda Malang) , BoombArs ( Manado), KAI ( Klub Arsitektur Indoneia), IMAYOG ( Ikatan Mahasiswa Arsitektur Yogyakarta) , Architerian dan JongArsitek.
Dalam forum-forumnya, kelompok-kelompok  tersebut sering mendatangkan arsitek-arsitek dan seniman-seniman lokal untuk saling bertukar pikiran seperti Adi Purnomo,Baskoro Tedjo dsb.  Gerakan forum semakin besar dengan kegiatankegiatan ; diskusi reguler , presentasi design, presentasi hasil karya langsung dilokasi , penerbitan resume , dan hasil kegiatan sebelumnya ,pemutaran  film arsitektur dan kegiatan bersama institusi arsitektural lainnya. Semua proses itu bergulir dengan keinginan untuk memberdayakan seluruh potensi lokal dengaan segala ciri dan semangatnya. Serta menuju ke arsitektur yang lebih bertanggung jawab kepada diri sendiri, masyarakat , lingkungan dan masa depan.


sumber :  Buku Tegang Bentang Seratus Tahun Perspektif Arsitektural di Indonesia, Pusat dokumentasi Arsitektur Indonesia.





Rabu, 18 Maret 2015

ARSITEKTUR dan SAYA



Saya mengawali dengan “Bismillahirrochmanirochim”, “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi  Maha Penyayang.”
Beranjak bagaimana saya bisa berada disini sekarang, yaitu berangkat dari niat untuk menuntut ilmu. Iya, ilmu yang banyak orang telah memahami bagaimana kedudukanya sangat penting dan mengatur dalam setiap kompleks kehidupan manusia. Saya sangat meyakini bahwa dengan ilmu yang menjadi focus utama dalam karir, saya akan mendapat banyak kemudahan dari Allah, Tuhan saya. Tentunya dengan berkah-berkah yang akan menuntun saya untuk menjadi manusia yang memiliki banyak manfaat bagi orang-orang di sekitar saya. Bersyukur, saya lahir dalam keluarga yang sangat sempurna, yang mendukung penuh niatan tersebut utuk bisa menjadi tindakan dan ditekuni. Alhasil, saya saat ini sedang menjalani proses studi di bidang Arsitektur di Fakultas teknik, Universitas Negeri Semarang.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh5a_i7jSLJyMo9Lm3XYia8-4U0DSJMe850mQDXCaAaqdTGojDOdU5CoaqHAkQPxSJYJnZQ9NV72EFj0p1FQrkV7y-eBe1XQDcCgvjXSiXMI1xznGEgCwNtRlsxFcJfHuj7kByCe8GTth0O/s1600/architect-tadulako.gif
Arsitektur menurut saya adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang bangunan. Bangunan disini  bukanlah sekedar bangunan yang sengaja dibuat dengan menunjukkan sisi kemegahan untuk sekedar dipamerkan kepada orang lain. Arsitektur manurut saya adalah sebuah proses untuk membangun kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Manusia berperan penting untuk peka dalam memahami setiap kondisi alam dan sosial yang ada di sekitarnya, lalu memunculkannya menjadi gagasan-gagasan dan merealisasikannya demi terciptanya kualitas hidup yang lebih baik. 



Bagi saya, menghabiskan seluruh hidup saya untuk menuntut ilmu dan bisa menjadi diri yang bermanfaat bagi manusia di sekeliling saya adalah anugrah besar dari Tuhan yang wajib untuk saya syukuri setiap detik. Jangan salah, menuntut ilmu tidaklah selalu berkonteks pada sekolah. Dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun kita bisa menuntut ilmu dan belajar. Tentunya ilmu juga harus diimbangi dengan tindakan dan moral yang baik. Saya selalu meyakini, sekecil apapun kebaikan akan menciptakan kebaikan pula nantinya.

Focus, and work hard.” – Zaha Hadid

“You have to be very focused and work very hard, but it is not about working hard without knowing what your aim is!  You really have to have a goal. The goal posts might shift, but you should have a goal. Know what it is that you are trying to find out”
“Anda harus menjadi sangat fokus dan bekerja dengan keras, namun tidak hanya bekerja keras tanpa mengetahui tujuan Anda! Anda benar-benar harus mempunyai tujuan. Gawangnya mungkin bergeser, tetapi Anda harus punya gol. Ketahuilah apa yang sedang Anda coba cari.”
Trimakasih banyak Anda telah ikut membaca "posting-an" awal sederhana ini, semoga esok lebih baik. Aamiin :)